Idul Adha

Idul Adha Saatnya Makan Masakan Bersantan, Hindari 5 Makanan ini!

Idul Adha – Sama halnya dengan momen perayaan Idul Fitri, lebaran Idul Adha juga identik dengan makanan yang mengandung santan, terutama yang berbahan pokok daging. Makanan olahan daging, seperti daging sapi dan kambing, tentu akan memanjakan lidah para pecinta daging pada hari raya Idul Adha.

Kurang afdol jika menu makanan daging tidak dimasak dengan santan, seperti gulai kambing, gulai sapi, dan soto daging, dan tongseng. ehhmmm… jadi lebih nikmat, bukan?

Momen idul adha adalah momen yang pas untuk berkumpul bersama keluarga besar, saling bercengkerama, dan pastinya, makan besar bersama. Anda pasti terpikat untuk melahap masakan daging bersantan yang ada di meja makan.

Namun, sebaiknya Anda perlu berhati-hati ketika menyantap masakan daging bersantan saat Idul Adha. Sebab, makan santan berlebihan dapat menimbulkan sederet bahaya bagi kesehatan. Santan adalah makanan yang mengandung lemak tinggi, lho!

5 bahaya makanan Idul Adha berlebihan yang wajib Anda ketahui.

1) Menaikkan kadar kolesterol

Kolesterol disebabkan oleh akumulasi atau penumpukan lemak jenuh dalam tubuh. Menurut Self Nutrition Data, santan memiliki kandungan lemak yang sangat tinggi. Segelas santan mengandung 57 gram lemak, dan 50 gram di dalamnya adalah lemak jenuh.

2) Tekanan Darah Tinggi

Jangan sampai tekanan darah tinggi kambuh saat Idul Adha. Mengonsumsi santan secara berlebihan akan memicu penumpukan plak, lemak jenuh, dan kolesterol yang tinggi juga dapat menyumbat pembuluh darah, sehingga aliran darah ikut terhambat.

3) Meningkatkan Berat Badan

WHO merekomendasikan asupan lemak tidak lebih dari 30 persen dari asupan total energi harian, atau setara dengan 67 gram lemak per hari bagi Anda yang memiliki kebutuhan energi harian 2000 kalori.

4) Dapat menyebabkan alergi

Karena kelapa dikategorikan sebagai kacang pohon (nut tree), sebagian orang yang memiliki alergi kacang-kacangan mungkin juga akan mengalami alergi kacang yang akan memunculkan beberapa gangguan pencernaan, seperti sakit perut, mual, muntah, dan Diare.

5) Menyebabkan gangguan pencernaan

Dengan kata lain, kandungan lemak pada santan dapat memicu diare pada sebagian orang. Apalagi, jika Anda memasak santan terlalu lama atau memanaskannya berulang-ulang.

Medical manager Consumer Health Division PT Kalbe farma, dr. Helmin Agustina Silalahi mengatakan, “Proses pengolahan santan yang terlalu lama ataupun berulang-ulang dapat merusak komponen lemak baik dalam santan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *